You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Penyebab Kebakaran Walikota Jaksel Belum di Ketahui
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Penyebab Kebakaran Kantor Wali Kota Jaksel Masih Diselidiki

Kepala Dinas Penanggulangan Bencana dan Penyelamatan DKI Jakarta, Subejo mengatakan, pihaknya masih menyelidiki asal mula penyebab kebakaran yang terjadi di lantai 13 Gedung Wali Kota Jakarta Selatan, Jumat (9/10) pagi.

Yang terbakar sedikit, tidak ada korban jiwa dan kerugian sekitar 20 juta

"Penyebabnya bisa beberapa kemungkinan, tapi saya belum bisa simpulkan. Kami masih selidiki," kata Subejo, Jumat (9/10).

Menurut Subejo, kebakaran yang melanda lantai 13 tidak terlalu besar. Meski begitu, pihaknya tetap mengerahkan 20 unit mobil pemadam kebakaran.

Djarot Sambut Baik Penggabungan PAM dan PAL

"Yang terbakar sedikit, tidak ada korban jiwa dan kerugian sekitar 20 juta," ujar Subejo.

Seperti diketahui, sekitar pukul 08.00, lantai 13 Gedung Wali Kota Jakarta Selatan, di Jalan Prapanca, Kebayoran Baru, dilalap si jago merah

Tidak ada korban dalam peristiwa kebakaran tersebut. Hanya saja, karena kepulan asap yang cukup tebal dan membumbung tinggi membuat panik para pegawai maupun pengunjung Kantor Wali Kota Jakarta Selatan. Mereka terlihat berhamburan keluar gedung untuk menyelamatkan diri.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6901 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5680 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3508 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2132 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1896 personAnita Karyati